Yuk #MakanEnak Hidangan Lele di Kedai Lele

Siapa yang tak kenal lele? Ikan yang satu ini memang terkenal di Indonesia, apalagi menjadi olahan panganan utama. Mungkin kita sudah sering mendengar pecel lele, salah satu olahan lele paling terkenal dan mudah ditemukan. Nah, kali ini saya mencoba panganan utama dengan bahan utama ikan lele di Kedai Lele.

Nah ini dia. Kedai Lele, Jalan Sukabirus.

Nah ini dia. Kedai Lele, Jalan Sukabirus.

Di Kedai Lele, terdapat 6 jenis menu olahan lele yaitu Lele Asam Manis, Lele Goreng Tepung, Lele Rica-Rica, Lele Teriyaki, Lele Lemon (asa lucu kalo nyebut menu yang satu ini) dan Lele Sechuan. Berhubung hari ini belum makan yang pedes-pedes, ya saya langsung pesan saja Lele Rica-Rica. Teh Lulu, sang pemilik kedai memang merekomendasikan menu tersebut dan termasuk best seller! Ternyata saya gak salah memilih menu :bd

Setelah dimasak, akan siap disajikan.

Setelah dimasak, akan siap disajikan.

THIS IS IT! Lele Rica-Rica ala Kedai Lele.

THIS IS IT! Lele Rica-Rica ala Kedai Lele.

 

Dan… TARAAAAA! Lele Rica-Rica pun siap ‘dihajar’

Rasa pedas dari Lele Rica-Rica cukup membuat saya berkeringat. Ternyata, sambal rica-ricanya dibuat dari 3 macam cabe termasuk cabe rawit domba atau ceuk urang Sunda mah céngék Domba. Makin pedes aja tapi rasanya gurih menggelora. Ditambah lagi, daging ikan lele yang dibalut tepung dan digoreng kering. Asiknya lagi, daging ikan lelenya tidak bau tanah/lumpur. Mantep dah! Dan satu lagi yang saya suka dari makanan ini adalah tidak sama sekali menggunakan vetsin. Gurih alami karena racikan bumbu yang pas!

HAP HAP HAP! Gak kerasa seporsi Lele Rica-Rica pun habis dilahap dibantu dengan dua, iya dua botol air mineral dingin sebagai ‘pemadam’ kepedesan. Alhamdulillah.

Daging lele dan bumbunya yang dibekukan

Daging lele dan bumbunya yang dibekukan

Sehabis itu, saya melihat dapur penyajiannya. Ternyata, semua bahan itu sudah diolah dan dimasak terlebih dahulu di rumah. Ikan lele nya pun hasil ternak sendiri. Lalu, baik daging lele dan bumbu masakannya pun dibekukan sehingga dapat bertahan hingga berbulan-bulan. Walaupun begitu. keduanya tidak bertahan lama karena keburu habis diborong para pembeli. Hihihi…

Bagi kamu yang ingin mencoba olahan daging ikan lele yang ajib, Kedai Lele menjadi destinasi kamu berikutnya. Lokasi Kedai Lele ada dua yaitu di Jalan Sukabirus depan Indomaret dekat Telkom Engineering School – Telkom University (dulu IT Telkom/STT Telkom), Bandung dan Jalan Tamansari bawah dekat Unisba. Buat yang dari luar kota dan ingin mampir ke Bandung, jangan lupa mampir ke kedai yang satu ini.

Kamu juga ikuti mereka di Twitter @kedailele atau di Facebook: Kedai Lele. Mau delivery? Telpon aja ke 02273988501 untuk cabang Sukabirus dan 02261456147 untuk cabang Tamansari

Sampai ketemu di petualangan #MakanEnak selanjutnya!

Bersama Blogger Bandung di Kedai Lele

Bersama Blogger Bandung di Kedai Lele

 

Ngeblog (Lagi) Yuk!

Kemarin, tanggal 27 Oktober diperingati sebagai Hari Blogger Nasional atau Hari Narablog Nasional. Semua blogger pun turut memperingatinya dengan …. melontarkan ucapannya lewat media sosial utamanya Twitter. Sudah jadi rahasia umum kalo kebanyakan para blogger angkatan tua sudah mulai jarang menulis di blognya masing-masing. Paling banter juga tulisan yang nongol itu karena ada maksud tertentu. Hehehehe… Walaupun begitu, pasti ada juga para blogger angkatan tua yang masih giat menulis di blognya.

Sebenarnya buat apa sih ngeblog? Toh ketimbang cape-cape ngeblog mending menanam jagung di kebun kita. (apasih). Ngeblog itu cara sederhana untuk mengungkapkan pemikiran kita lewat tulisan di media yang namanya blog. Pemikirannya bisa bermacam-macam. Mulai dari yang serius banget, bercanda hingga yang kelewatan ngawur juga ada. Toh itu bagian dari kebebasan berpendapat… yang tetap harus bertanggung jawab dan tidak asal jeplak.

Blogging-scene di Indonesia saat ini seperti apa? Saat ini, sudah banyak blogger yang berevolusi. Yang asalnya blogger jadi penulis buku, menjadikan blogger sebagai pekerjaan tetap dan sumber nafkah hingga menjadikan blog hanya untuk bermain-main SEO. Sejujurnya saya gak tahu apa-apa soal SEO. Yang penting tulisan saya menarik untuk dibaca dan ada yang melayangkan komentar pun sudah cukup. Banyak juga yang ngeblog secara ngawur utama yang main tempel-salin tulisan orang lain. Melalui blog juga, kita bisa tahu seberapa baik atau parahnya cara kita berbahasa terutama berbahasa menggunakan bahasa Indonesia.

Ngeblog itu nyantai aja Bro. Gak perlu berkubu-kubu. Komunitas itu ada bukan untuk berkubu. Tetapi untuk berbagi dan bersama-sama memecahkan satu masalah bersama-sama.

Ngeblog itu berbagi. Berbagi solusi untuk masalah yang terlontar. Tulisan boleh bagus. Tapi bukan merasa jadi kritikus yang hebat dan merasa pendapatnya paling hebat.

Dan ingat. Twitter bukan media buat kultwit. Daripada kultwit, mending ngeblog. Semua bisa baca, kapanpun bahkan setelah bertahun-tahun setelahnya daripada ditenggelamkan linimasa.

Selamat Hari Narablog Nasional dan … yuk kita ngeblog (lagi)!

Ramean di #BebersihBandungYuk Jilid 10 + Outlive

20131027-113154.jpg

Yes. YES! BBY IS BACK!

Setelah sekian lama vakum, akhirnya Batagor.Net adakan Bebersih Bandung Yuk (BBY). Kali ini untuk BBY Jilid 10, Batagor.net bekerjasama dengan Outlive, sebuah toko perlengkapan olahraga tingkat internasional. Outlive di Bandung ada di Eiger Sumatera dan kelak akan buka di Jln. Setiabudi.

BBY kali ini mengambil rute bebersih di sepanjang jalan Car Free Day Dago. Kerennya lagi, BBY Jilid 10 ini diikuti lebih dari 100 orang yang berasal dari berbagai komunitas. Keren pisan pokona mah! Sampah hasil bebersih kita pun sangat banyak dan langsung diserahkan ke Tempat Pembuangan Sementara Tamansari.

Terima kasih buat Outlive atas dukungannya untuk BBY Jilid 10, teman-teman Batagor.Net dan komunitas lainnya yang sudah berpartisipasi. Mari kita wujudkan Bandung Juara yang Bersih, Hijau dan Berbunga!

Sponsored Video: Ciptakan Musik Kreatif Dengan Intel-powered Tablet & Flume

Siapa sih sekarang yang tak kenal tablet atau komputer sabak? Gawai atau gadget ini sudah tidak asing lagi bagi kita, utamanya kamu yang senang menikmati konten menarik di Internet atau membaca buku digital di mana pun kamu berada. Bahkan, pasti ada di antara kalian yang menggunakan tablet sebagai pengganti komputer jinjing untuk mendukung pekerjaan sehari-hari.

Tapi, tahukah kalo tablet bisa melakukan hal-hal keren dan kreatif yang tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya?

Saya menemukan sebuah video keren yang diunggah oleh Intel di YouTube. Kamu akan melihat betapa hebatnya sebuah tablet yang ditenagai prosessor Intel bisa melakukan hal seperti berikut:

Yep! Ini merupakan kolaborasi keren Intel dengan Flume. Ternyata, potensi sebuah komputer tablet apalagi yang ditenagai oleh Intel sangatlah luar biasa besar dan bisa menghasilkan musik sekeren itu. Jadi, tablet tidak hanya bisa dipakai sebagai e-book reader, bermain gim atau pengolah kata tetapi bisa melakukan hal-hal luar biasa sekeren Intel-powered tablet.

Dibalik layar kolaborasi ini sangat menarik juga untuk ditonton. Siapa tahu kamu bisa membuat hal yang serupa dengan Intel-powered tablet. 😀

Disclamer: Tulisan ini disponsori oleh Intel.

Cuti Dari ReMo

Masuk ke tahun ke-4 dari perkuliahan, saya memutuskan untuk istirahat sejenak dari rutinitas saya di Mozilla Reps mulai bulan November 2013 hingga bulan Agustus 2014. Ya. 10 bulan hiatus. Waktu yang cukup panjang. Semoga ini menjadi langkah tepat bagi saya untuk memusatkan fokus pada prioritas teratas.

Lalu, apa yang akan saya lakukan dari detik ini hingga November 2013? Saya masih menjalankan aktivitas saya … and I’m still a proud Mozillian (dan membereskan hutang saya akan postingan blog dari kegiatan sebelumnya)