Salah siapa ? Mulutmu atau Telingaku ?

Bisa jadi, kelas sepuluh ge yang saya tempati hampir setahun ini dan yang bakal ditinggal karena mau hijrah ke kelas sebelas adalah kelas pang-unik-na sadunya. Entah mengapa gitu, hari ini, satu lagi kejadian unik yang sudah lumrah terjadi yaitu kesalahpahaman karena ketidakjelasan (bingung mencari istilah yang tepat untuk mengganti itu).

Mengapa saya katakan itu ? Beberapa kasus yang serupa membuat satu kelas kebingungan. Entah siapa yang menjadi pelaku dan korbannya. Sungguh.

Saya ambil contoh kasus hari ini.

Pagi hari, Bu Elly H. (Wali Kelas) datang dengan salamnya yang khas disertai stress (tekanan pada suku kata) yang unik.

Assalamu’alaikum!

Kebetulan hari ini adalah hari Jum’at. Waktunya membaca Al-Qur’an massal. Lima ayat kami baca dengan gaya baca Qur’an kita masing-masing. Dari mulai yang bisik-bisik kucing sampe kaya sound system 10.000 watt. Sesudah itu, 

Bu Elly : …. Ibu itu bingung. Kalian itu memang kelas yang paling aneh.

Anak2 : (bingung)

Bu Elly : Entah kalian lupa atau tidak mendengarkan apa yang sudah Ibu katakan.

Anak2 : (tambah bingung)

Bu Elly : Kalian semua mengumpul puisi yang terbaik menurut kalian tetapi tidak memenuhi syarat.

Anak2 : (bingung bab 2)

Bu Elly : Ibu sudah beritahu. Untuk puisi, disebutkan judul, pengarang, masalah yang ada, solusi dan sebagainya.

Saya : (ooo… yang itu. Kan Ibu bilangnya hanya mengumpulkan puisinya saja, tanpa kejelasan)

Flashback : Bu Elly : ” … Kalian fotocopy puisinya dan serahkan puisinya kepada kelompok – kelompok yang lainnya.”

Begitulah kasusnya, tolonglah kami para pembaca. Abang CEO butuh bantuan.

Siap – siap Olimpiade Fisika Tk. Kota Bandung *yang kedua kalinya

Hari ini, gue dapet ulangan Biologi tentang Animalia. Untung aja open book, coba aja kalo nggak. Dijamin mampus total! Secara gitu, bab tertebal sepanjang kelas X SMA itu pasti Animalia. Udah olahraga jari pagi – pagi, muncul Fisika, melanjutkan bahasan sebelumnya yaitu Listrik Dinamis.

*** (serasa cerpen, halah)

Trus, bel intirahat berbunyi dan datang sebuah kertas pada meja guru kelas gue. Di situ tertulis,

SURAT DISPENSASI

LATIHAN OLIMPIADE FISIKA KOTA BANDUNG

….

….

….

FAUZAN ALFI AGIRACHMAN

Akhirnya, dispen juga. Gue beresin tuh buku masukin tas yang berat gara – gara bawa Makbuk Blek. Langsung aja ke Lab. Fisika.

Sampe di area Lab., gue liat ternyata tim Biologi ama Kimia juga kumpul – kumpul di Lab-nya masing – masing. Trus, masuk ke Lab. Fisika dan ketemu ama yang laen.

Di sana, langsung gua tempa otak malas ini dengan soal Fisika yang wah. Alhasil, udah jam 2 siang lagi. Gue ama yang lain langsung cabut. Eits …, sebelumnya kita berdoa dulu. Semoga besok lancar. Amin.

Trus, gua cabut dan {seperti biasa} gua ke TBI, melihat keadaan rakyatku.