My Bold Move – Resign

Sudah kurang lebih 4 tahun (awal Oktober 2012), saya berkontribusi di MakeMac sebagai penulis. Banyak tulisan yang saya hasilkan di sana dari mulai ulasan aplikasi hingga berita singkat sekalipun. Dari mulai jaman Steve Jobs baru merilis iPhone 3G sampai Tim Cook masuk menjadi halaman muka Business Bloomberg.

Namun untuk tahun 2013 hingga tahun kelulusan, saya akan memfokuskan diri sebagai mahasiswa Arsitektur ITB dan lulus dengan hasil memuaskan (lalu menjadi seorang Information Architect). Sehingga, saya memutuskan diri untuk mengundurkan diri dari MakeMac sebagai penulis/kontributor.

Walaupun saya telah keluar, di masa yang akan datang saya tetap akan menerbitkan tulisan di MakeMac (dan beberapa blog teknologi lainnya di Indonesia) secara freelance. Kamu masih bisa menemui saya di blog ini atau via Twitter.

Ciao!

XL – ITB Jalin Kerjasama di Bidang Cloud Computing

Pada tanggal 22 November 2012 kemarin, XL Axiata dan ITB menjalin kerjasama terkait riset layanan berbasis Cloud Computing. Kedua pihak sepakat mengikat kerjasama selama tiga tahun ke depan, dengan mencakup penelitian dan pengembangan terhadap beberapa bentuk aplikasi, sehingga nantinya aplikasi tersebut dapat dipasarkan dan dinikmati oleh segala lapisan masyarakat. Joedi Wisoeda sebagai Vice President Strategic Business & Innovation XL Axiata bersama Wakil Rektor ITB – Prof. Dr. Wawan Gunawan A. Kadir, MS menandatangani perjanjian kerjasama ini di Galeri Campus Center Timur ITB.

Dari siaran pers yang saya terima, Joedi Wisoeda mengatakan, “Hasil riset atau tugas akhir yang dilakukan di kampus jarang terpublikasi dan dikembangkan menjadi suatu produk yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Untuk itu, melalui kerjasama ini, kami berharap dapat memfasilitasi kreatifitas para mahasiswa ITB dalam menghasilkan karya-karya inovatif yang berguna bagi masyarakat luas dan kalangan industri.”

Pengembangan hasil riset ini akan dituangkan dalam bentuk aplikasi ataupun produk layanan lainnya yang siap untuk digunakan oleh masyarakat umum. Program pengembangan riset ini tidak hanya menciptakan suatu solusi baru, tapi juga melakukan analisa terhadap kebutuhan pasar. Selain ITB, XL telah menggandeng Universitas Indonesia dan Swiss German University untuk pengembangan riset komputasi awan dengan fokus bidang yang berbeda.

Dalam pandangan saya, kerjasama bidang riset yang dilakukan industri seperti XL sangat dibutuhkan dengan perguruan tinggi. Sehingga, perguruan tinggi dapat mengembang riset sesuai dengan tren yang berkembang di masyarakat dan yang diinginkan oleh industri untuk dikembangkan. Saya pribadi berharap tren ini terus berkembang dengan komunitas IT lainnya, baik itu komunitas blogger maupun komunitas developer.

Makna Hari Pahlawan Bagi Saya

Hari ini. 10 November 2012.

Untuk kesekian kalinya, kita merayakan Hari Pahlawan. Sejatinya, Hari Pahlawan dirayakan pada 10 November bertepatan dengan peristiwa penyerangan Belanda ke kota Surabaya.

Namun sebenarnya, Hari Pahlawan bisa bermakna lebih luas lagi. Hari Pahlawan adalah hari dimana kita masih mengakui adanya pahlawan di negeri ini. Siapapun itu dan di mana pun itu jika dia atau mereka adalah pahlawan bagimu, ucapkan rasa terima kasihmu padanya. Dan tak lupa ucapkan puji syukur kepada-Nya karena engkau telah dipertemukan dengan dia sebagai pahlawan dalam hidupmu.

Bagiku. Pahlawanku adalah ayah dan ibuku.

Selamat Hari Pahlawan!

Ngeblog Di Era Social Media

“Selamat Hari Blogger Nasional! Kapan terakhir kamu update blog-mu?”

Tweet bernada seperti ini banyak bermunculan hari ini. Tak ada salahnya dengan tweet tersebut karena kebanyakan para narablog mulai jarang memutakhirkan blog masing-masing. Yang ada pun malah sering mengoceh di Twitter. Mengapa hanya Twitter? Bagaimana dengan Facebook?

Ya. Twitter memang sebuah microblogging platform. Sekali ngepost cuma 140 karakter saja. Memudahkan bagi siapapun yang ingin berbagi banyak ide sepintas dalam sekejam. Tapi… kalo sudah pakai Twitter, ya gak usah kultwit juga! Ya. Bisa saya bilang bahwa kultwit itu sebuah penyimpangan penggunaan Twitter dan perbuatan sengaja melupakan kegunaan sejati sebuah blog.

Bagaimana dengan Facebook? Saya pribadi menggunakan Facebook sebagai identitas dan galeri kehidupan pribadi saya di dunia maya. Bagi yang ingin membuat identitas daring yang lebih sederhana, kamu bisa gunakan About.me. Memang tak banyak yang saya bagikan di Facebook kecuali foto dan berbagai aktivitas dari aplikasi lainnya yang sudah saya hubungkan.

Sekarang siapa pun memang bisa ngetweet, menyumbang ide atau bahkan nyampah dengan 140 karakter atau 256 karakter bagi pengguna App.net. Tetapi, hanya sedikit orang yang mampu menulis sebuah post yang baik dan bermanfaat. Lupakan segala macam teknis SEO karena SEO adalah akun media sosialmu sendiri.

Apa yang bisa narablog/blogger lakukan di era sosial media ini?
Keep posting your thoughts since your posts would never be drowned by any kind of ‘timeline’!

Catatan: Tulisan ini diterbitkan untuk merayakan Hari Blogger Nasional ke-5

Resign

Saya menulis ini di kala deadline sebuah artikel. Saya mencoba untuk melepaskan jangkar beban di pikiran saya akibat sikap yang telah diambil sejauh ini.

Sebuah amanah memang sangatlah berat. Sebuah pertanggungjawaban menanti di akhir perjalanannya. Sang pengampu menjadi subjek dan objek dalam kasus ini.
Saat ini.
Saya seorang mahasiswa tingkat 3 prodi Arsitektur ITB.
Saya seorang penulis di MakeMac.com
Saya seorang Representative dari Mozilla.
Saya seorang kurator dan social media manager untuk TEDxBandung.
Saya seorang komandan komunitas blogger Batagor.Net
Saya seorang anak dari kedua orang tua saya.
Saya seorang Hamba Allah.
Kewajiban saya sebagai seorang anak tidak bisa ditinggalkan.
Kewajiban saya untuk beribadah kepada-Nya tidak bisa ditinggalkan.
Kewajiban saya sebagai seorang mahasiswa tidak bisa ditinggalkan.
Namun yang terjadi, konsentrasi saya dialihkan dari tiga poin penting di atas.
Pilihan yang terngiang di kepala saya adalah ‘resign’ dari salah satunya. Mungkin anda yang sedang membaca tulisan ini menyarankan saya untuk mengatur manajemen waktu saya. Ya, saya sudah mengaturnya dan apa yang terjadi? Unexpected things happened. Semuanya tumpang tindih dan membuat semuanya kacau.
Resign but which one?